Selamat Datang !

Website Koalisi Nasional Perlindungan Keluarga Indonesia.

Inovasi Bileta Play sebagai Sarana Komunikasi Terarah dalam Sebuah Keluarga Demi Menjaga Ketahanan Keluarga

Oleh Radlwa Mauhibah Izzy

Keluarga adalah sekelompok orang yang hidup bersama sebagai unit terkecil dari masyarakat, biasanya dengan kerabat, perkawinan, atau hubungan lain, dan yang tinggal di rumah yang dipimpin oleh kepala keluarga. Dari uraian definisi tersebut, terlihat jelas bahwa keluarga terdiri dari kepala keluarga dan anggota keluarga, yakni ayah, ibu dan anak hidup yang bersama dan saling membutuhkan. Keluarga bukan hanya sekadar status sejak lahir. Bukan juga cuma tempat berpulang atau persoalan siapa dari mereka yang lebih dekat denganmu. Namun, kehadiran keluarga di tengah kehidupan merupakan sesuatu yang lebih besar dan berharga. Seorang pepatah pernah mengatakan, “Darah lebih kental daripada air”. Benar adanya bahwa ikatan darah merupakan sesuatu yang tidak bisa dipisahkan dengan cara apapun. Hubungan ini akan semakin erat karena terbentuk dari ikatan emosional antar individu anggota keluarga. Semakin kamu menghargai kehadiran mereka, maka akan semakin dalam pula makna keluarga yang dirasakan.

Keluarga seringkali mengalami masalah karena beberapa faktor yang dapat mempengaruhi dinamika dan interaksi antar anggota keluarga. Salah satu faktor nya ialah komunikasi dalam sebuah keluarga, perbedaan pendapat antara anak dan orang tua, serta antara pasangan, sering kali menimbulkan terjadinya pertengkaran. Beberapa orang ada yang tidak dekat dengan keluarganya. Orang-orang yang tidak dekat dengan keluarganya biasanya tidak bercerita tentang masalah yang dia alami, sehingga tidak terjalin komunikasi yang baik. 

Perkembangan teknologi dan mengingat pentingnya komunikasi dalam keluarga maka dari itu penulis melahirkan sebuah inovasi yaitu ”Bileta Play”, singkatan dari Bercinta Lewat Kata. Bileta Play merupakan sebuah aplikasi rancangan penulis yang memuat fitur menarik dengan bertujuan para keluarga Indonesia menggunakan aplikasi tersebut. Ditujukan agar adanya komunikasi yang terarah dan tidak kebingungan dalam memulai komunikasi, yaitu saat seluruh anggota keluarga terlibat di dalamnya, mulai dari Ayah, Ibu, kakak, dan adik. Pada halaman pertama aplikasi akan memunculkan tulisan atau sebuah gambar yang menginstruksikan anggota keluarga membuat makanan bersama terlebih dahulu, apabila sudah, salah salah satu anggota dapat mengklik dam memulai permainan. Pada halaman kedua, permainan akan meminta untuk membuat video bersama berdurasi dua menit, seperti vidio berbentuk seperti vlog. Pada halaman ketiga, memasuki inti dari permainan, menampilkan kotak yang menggambarkan seorang ayah, ibu, kakak, dan adik. Setiap gambar memiliki dua kotak, terdiri dari dua warna, yakni hijau dan biru. Kotak hijau berisi kolom pesan tentang ungkapan terimakasih, pujian, dan apresiasi pada hal sederhana yang dia lakukan bernilai kebaikan. Kotak biru berisi tentang kritik, saran dari anggota keluarga terhadap sikap atau perbuatan yang kurang baik dan memberikan pertanyaan terkait apa yang sedang dialami akhir-akhir ini.

Pada gambar seorang Ayah, pengguna dapat mengklik kotak hijau terlebih dahulu, kotak hijau terdapat lima kolom pesan dan dapat ditambahkan jika perlu. Lima kolom pesan yang ada pada kotak hijau berisi ungkapan terimakasih, pujian, dan apresiasi dari Ibu dan anak anak kepada sang ayah. Mereka akan bergiliran membacakannya. Kolom pertama dapat bertuliskan “Terima kasih Ayah telah bekerja, mencari nafkah untuk kita, kita bangga padamu”, kolom kedua “Ayah semoga jerih payah dan setiap tetesan keringat ayah menjadi pahala dan mendatangkan kebaikan-kebaikan untukmu”, kolom ketiga “Uang dari hasil kerja ayah sangat berguna dan bermanfaat untuk kehidupan dan pendidikan anak-anak”, kolom keempat “Ayah sangat hebat menjadi kepala rumah tangga keluarga”, serta kolom kelima “Kami sangat bangga kepada ayah, terimakasih banyak”. Pengguna aplikasi dapat menambah kolom sesuai yang diinginkan dapat mengisi kolom tersebut sesuai keinginan pengguna yang relevan dengan pekerjaan sang ayah atau hal yang sudah ayah lakukan di rumah. 

Kotak berwarna biru berisi tentang kritik dan saran dari anggota keluarga terhadap sikap atau perbuatan yang kurang baik dan memberikan pertanyaan terkait hal yang sedang Ayah alami akhir-akhir ini. Pengguna dapat mengklik kotak biru yang terdiri dari enam kolom pesan. Kolom pertama bertuliskan “Maaf ayah suatu hari ayah pernah melakukan suatu kesalahan (Sebutkan kesalahan sikap atau perkataan tersebut yang pembaca rasakan sendiri)”, kolom kedua “Ayahku sayang, alangkah indahnya Ayah… (Sebutkan hal yang pembaca inginkan dari sikap atau perkataan sang Ayah), kolom ketiga “Apakah Ayah sedang mengalami sesuatu yang tidak mengenakkan? Apakah Ayah perlu tanggapan atau didengarkan oleh kami? Ceritakanlah yah jika ayah bersedia”, kolom keempat “Hubungan keluarga yang seperti apa yang Ayah harapkan kedepannya?”, kolom kelima “Apa hal sederhana yang membuat Ayah merasa bahagia?”, kolom keenam “Apa yang membuat Ayah merasa nyaman dan tidak nyaman ketika berada di rumah?”.

Pada gambar seorang Ibu, pengguna dapat mengklik kotak hijau terlebih dahulu, kotak hijau terdapat lima kolom pesan, dan dapat di tambahkan jika perlu. Lima kolom pesan yang ada pada kotak hijau berisi ungkapan terimakasih, pujian, dan apresiasi dari Ayah dan anak-anak kepada sang Ibu. Mereka akan bergiliran membacakannya. Kolom pertama bertuliskan “Terima kasih ibu sudah mengurusi kebutuhan kita sehari-hari, memasakkan makanan yang lezat, dan mencarikan barang yang kadang kami kebingungan mencari nya”, kolom kedua “Terima kasih bu, walaupun ibu lelah bahkan kadang sakit, tapi tetap membuatkan kami sarapan. Kami bangga pada Ibu”, kolom ketiga “Ibu yang cantik dan baik hati jika ibu memerlukan bantuan panggilah kami dengan suara indah mu, kami bersedia membantu”, kolom keempat “Masakan ibu lezat, rumah kita rapi, dan semua tertata dengan baik, ibu sangat handal melakukan nya, Ibu hebat kami sangat bangga”, kolom kelima “Kami sayang padamu, dan bangga memilki Ibu yang hebat yang sabar dan cantik sekali”. Pengguna aplikasi dapat menambah kolom sesuai keinginan pengguna yang relevan dengan hal yang telah Ibu lakukan di rumah.

Kotak berwarna biru berisi tentang kritik, saran dari anggota keluarga terhadap sikap atau perbuatan yang kurang baik dan memberikan pertanyaan terkait apa yang sedang Ibu alami akhir-akhir ini. Pengguna dapat mengklik kotak biru, kotak biru pada gambar seorang ibu terdiri tujuh kolom pesan. Kolom pertama bertuliskan “Maaf Ibu suatu hari Ibu pernah melakukan suatu kesalahan” (Sebutkan kesalahan sikap atau perkataan tersebut yang pembaca rasakan sendiri), kolom kedua “Ibuku sayang, alangkah indah nya Ibu… “ (Sebutkan apa yang pembaca inginkan dari sikap atau perkataan sang Ibu), kolom ketiga “Apakah Ibu sedang mengalami sesuatu yang tidak mengenakkan? Apakah Ibu perlu tanggapan atau didengarkan oleh kita? Ceritakanlah jika Ibu bersedia”, kolom keempat “Bagaimana hubungan keluarga yang Ibu harapkan kedepannya?”, kolom kelima “Apa hal sederhana yang membuat Ibu merasa bahagia?”, kolom keenam “Adakah pekerjaan rumah yang membuat ibu merasa sangat lelah jika melakukannya sendiri? Apa yang bisa kami bantu?”, kolom ketujuh “Apa yang membuat Ibu merasa nyaman dan tidak nyaman ketika berada di rumah?”.

Pada gambar seorang Anak, pengguna dapat mengklik kotak hijau terlebih dahulu, kotak hijau terdapat empat kolom pesan, dan dapat ditambahkan jika perlu. Empat kolom pesan yang ada pada kotak hijau berisi ungkapan terimakasih, pujian, dan apresiasi dari Ayah, Ibu, dan saudara–saudara lainnya kepada sang kakak atau adik. Mereka akan bergiliran membacakannya. Kolom pertama bertuliskan, “Terima kasih kak/dek telah membantu Ayah/Ibu/Adik/Kakak (sebutkan bantuan apa yang telah dilakukan kakak/Adik)”, kolom kedua “Kakak/Adik hebat sudah mau berusaha melakukan yang terbaik (sebutkan misalnya telah menyelesaikan tugas kuliah/sekolah/pekerjaanya), kolom ketiga “Kami bangga padamu atas apa yang sudah kamu lakukan (misalnya pekerjaannya, kuliah, organisasi, lomba, atau apapun itu yang menjadi pilihannya), kolom keempat “Terimakasih kak/dek sudah belajar menjadi anak baik, berbakti, dan selalu mengusahakan untuk membanggakan kita. Kami sayang kakak/adik”. Pengguna aplikasi dapat menambah kolom sesuai keinginan pengguna yang relevan dengan hal yang telah kakak/adik lakukan. 

Kotak berwarna biru berisi tentang kritik dan saran dari anggota keluarga terhadap sikap atau perbuatan yang kurang baik dan memberikan pertanyaan terkait hal yang sedang Adik dialami akhir-akhir ini. Pengguna dapat mengklik kotak biru, kotak biru pada gambar seorang Anak yang terdiri tujuh kolom pesan. Kolom pertama bertuliskan “Maaf kak/dek suatu hari kakak/Adik pernah melakukan suatu kesalahan (Sebutkan kesalahan sikap atau perkataan tersebut yang pembaca rasakan sendiri)”, kolom kedua bertuliskan “Kakakku, Adikku, atau anakku sayang, alangkah indah nya Kakak/Adik… (Sebutkan apa yang pembaca inginkan dari sikap atau perkataan sang Kakak/Adik), kolom ketiga “Apakah Kakak/Adik sedang mengalami sesuatu yang tidak mengenakkan atau kesulitan yang terjadi di kampus/lingkungan teman/di sekolah/lingkungan kerja dan suasana rumah? Apakah kakak/Adik perlu tanggapan atau didengarkan oleh kami? Ceritakanlah jika Kakak/Adik bersedia”, kolom keempat “Hubungan keluarga yang seperti apa yang Kakak/Adik harapkan kedepannya?”, kolom kelima “Hal sederhana apa yang membuat Kakak/Adik merasa bahagia?”, kolom keenam “ Adakah keinginan kakak/Adik yang ingin didiskusikan dan apa yang perlu kami bantu?”, kolom ketujuh “Apa yang membuat Kakak/Adik merasa nyaman dan tidak nyaman ketika berada di rumah?”. Saat membaca kolom pesan untuk Adik, anggota keluarga dapat menyesuaikan bahasa penyampaian sesuai usia sang adik agar dia mengerti.

Komunikasi memungkinkan anggota keluarga untuk berbagi pendapat, mengungkapkan perasaan, dan menyelesaikan masalah bersama. Komunikasi dapat meningkatkan hubungan antar anggota keluarga dan meningkatkan keharmonisan dalam keluarga. Aplikasi Bileta Play (Bercinta Lewat Kata) merupakan inovasi rancangan dari penulis sebagai wujud doa dan harapan agar dapat menjadi pencegah kasus perceraian, fatherless, dan rasa tidak memiliki sandaran yang seringkali dirasakan anak yang terlahir dari keluarga yang kurang komunikatif. Bileta Play tersebut masih sebuah angan penulis, tentu penulis berharap ide dari penulis ini bisa diwujudkan menjadi nyata oleh pihak yang berwenang dan ahli dalam digital. 


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *